Hanya Bisa Merindumu

Masih terdengar jelas tiap detakan jantungmu
Yang tanpanya kukira kutakkan bertahan hidup
Masih terasa lekat tiap hembusan napasmu
Yang tanpanya kukira kutakkan bisa menjaga rantai hidupku
Sosokmu tak kukira yang akan menemaniku
Mengiri tiap jengkal langkah kakiku
Hadirmu tak kusangka yang akan mendampingiku
Menyertai tiap hembusan napasku
Kau sosok yang punyai arti
Dalam nyataku bahkan mimpiku
Kau sosok yang miliki ruang
Baik dalam hatiku, jiwaku, diriku, dan hidupku
Dan, kau adalah tema untuk kukatakan rindu
Maka, tak salah
Jika aku hanya bisa merindumu

~iyasCoveRy


Komentar

Yang Sering Dikunjungi

[Resensi Film] - DILAN 1990 (2018), Panglima Tempur yang Tak Jadi Tempur

[Resensi Film] - Analisis Film A Beautiful Mind

[Resensi Film] - Sweet 20 (2017), Nostalgia Tembang Lawas

[Giveaway] - The Girl on Paper, bersama Penerbit Spring

[Resensi Film] - Kucumbu Tubuh Indahku (2019), Sebuah Potret Lengger Lanang