Simpai Kerinduan

Jika merinduimu adalah sebuah kebodohan
Maka, aku adalah wujud nyata dari arti bodoh itu
Jika mengharapmu adalah sebuah kesia-siaan
Maka, aku adalah sosok hidup dari sia-sia itu

Tiada hari yang kulewati tanpa menyulam rindu
Yang tiada simpul akhir akan kutemui
Tiada detik kulalui tanpa melukis harap
Yang tiada titik akhir akan usai kugoreskan

Tuan, jangan pernah sekalipun kau meminta aku untuk berhenti
Sekedar menyandarkan harap semu untuk perjumpaan kita
Tuan, jangan pernah sekalipun kau meminang kata usai dariku
Sekedar merebahkan dogma tabu untuk perpisahan yang tiada

Biarlah aku menikmati sunyi
Jika memang tiada niat kau menemani
Cukup berikan jeda untuk hidupmu
Hanya sekedar mengingat seorang dungu sepertiku

Komentar

Yang Sering Dikunjungi

[Ulasan Buku] - Doctor Zhivago

[Resensi Film] - DILAN 1990 (2018), Panglima Tempur yang Tak Jadi Tempur

[Resensi Film] - Analisis Film A Beautiful Mind

[Resensi Film] - Kucumbu Tubuh Indahku (2019), Sebuah Potret Lengger Lanang

[Resensi Film] - Sweet 20 (2017), Nostalgia Tembang Lawas