[Alih Bahasa] - ON METAPHORS by FRANZ KAFKA

Sumber Gambar: T.K. Coleman


ON METAPHORS by FRANZ KAFKA
Diterjemahkan oleh Tri Astuti Utomo

Banyak orang beranggapan bahwa perkataan dari orang bijak hanyalah sebuah metafora yang tidak bisa diterapkan ke dalam kehidupan kita sehari-hari, dan hanya itulah yang kita miliki. Ketika seorang bijak berkata, “Menyeberanglah,” hal itu tidak lantas dia menyuruh kita untuk menyeberang ke sisi jalan lainnya, seperti yang biasa kita lakukan; yang ia maksud adalah sisi lain secara misteri, sesuatu yang kadang tidak kita ketahui, sesuatu yang ia pun tidak cukup bisa untuk menggambarkannya, dan hal yang ia maksud itu tidak bisa membantu apa-apa yang tengah kita lalui di dunia ini. Semua metafora-metafora itu hanya memaksudkan apa yang tidak bisa dijelaskan adalah apa yang memang tidak bisa dijelaskan, dan kita semua telah mengetahui hal itu. Tetapi, apa yang bisa kita lakukan untuk hidup kita di tiap harinya adalah sesuatu hal yang lain.
Kemudian seseorang berkata: Kenapa harus menyangkal? Jika kamu mengiakan metafora-metafora, maka kamu sendiri secara tidak langsung juga akan menjadi metafora itu sendiri, dan tak lama kamu akan terbebas dari masalah-masalah yang tiap harinya telah memberatkanmu.
Seseorang lain berkata: Aku bertaruh bahwa itu juga sebuah metafora.
Si orang pertama berkata: Kau menang.
Si orang kedua kemudian menjawab: Ah, tapi hanya secara metafora.
Si orang pertama menjawab: Tidak, itu kenyataannya; karena secara metafora kau telah kalah.



-||-



Catatan:
Naskah diterjemahkan dari buku The Essential Kafka yang diterbitkan oleh Wordsworth Classics. Adapun penerjemahan naskah ini tidak untuk tujuan komersial.


Komentar

Yang Sering Dikunjungi

[Resensi Film] - DILAN 1990 (2018), Panglima Tempur yang Tak Jadi Tempur

[Resensi Film] - Analisis Film A Beautiful Mind

[Resensi Film] - Sweet 20 (2017), Nostalgia Tembang Lawas

[Giveaway] - The Girl on Paper, bersama Penerbit Spring

[Resensi Film] - Istirahatlah Kata-kata (Solo, Solitude)